Thursday, May 15, 2014

Cara Merawat Orang Tua Lansia / Lanjut Usia di Rumah

Merawat Orang Tua Lansia di Rumah bukanlah hal yang mudah, terutama jika mereka telah menunjukkan gejala kepikunan. Namun, jika Anda sebagai anak memiliki niat, waktu dan kemampuan, jangan ragu untuk mengajak orang tua untuk hidup bersama-sama. Anda dan seluruh anggota keluarga bisa membekali diri dulu dengan pengetahuan yang terkait sehingga merawat orang tua lansia menjadi lebih mudah.

Menurut UU No.12 tahun 1998 tentang kesejahteraan lansia, lanjut usia adalah seseorang yang telah mencapai usia di atas 60 tahun. Usia lanjut adalah suatu tahap kehidupan manusia yang harus diterima sebagai kenyataan yang tidak dapat dihindari. Secara biologis, setiap warga lanjut usia mengalami proses penuaan secara terus menerus yang ditandai dengan berkurangnya daya tahan fisik dan semakin rentan terhadap berbagai serangan penyakit. Hal ini disebabkan karena pada tubuh kaum lansia mulai terjadi perubahan struktur dan fungsi pada sel, jaringan serta sistem organ.
Cara Merawat Orang Tua Lansia / Lanjut Usia di Rumah, Tips Rawat OrangTua, Kakek. Nenek yang Sudah Tua Umurnya
image by: huffingtonpost.com
Ketika seseorang mencapai usia tua, fungsi tubuh secara fisik dan psikis mengalami penurunan. Proses ini merupakan hal yang wajar dan konsekuensi normal dari penuaan. Ada berbagai macam penyakit degeneratif yang bisa dialami kaum lansia; hal ini perlu mendapat perhatian ekstra dari keluarga dan orang-orang terdekat.

Admin sendiri memutuskan untuk tidak berkarir dan memilih mendampingi orang tua di rumah sampai keduanya menutup mata selamanya. Ada kepuasan dan kebahagiaan tak terkira sebagai anak jika bisa total menemani dan merawat orang tua.

Merawat orang tua lansia tidak hanya terbatas pada perawatan kesehatan fisik tetapi juga pada kesehatan psikologis dan sosiologis. Kualitas hidup lansia cenderung terus menurun seiring dengan bertambahnya usia. Penurunan kapasitas mental, perubahan peran sosial, demensia (kepikunan), dan post power syndrom adalah beberapa hal sering dialami kaum lansia yang bisa memperburuk kondisi mereka.

Hal pertama yang sebaiknya Anda lakukan adalah menilai kemampuan orang tua dalam menjalankan fungsi tubuh mereka. Ada enam fungsi dasar yang harus diperhatikan. Jika ada penurunan pada kemampuan fungsi dasar tersebut; hal ini menunjukkan bahwa orang tua Anda sudah membutuhkan bantuan pendampingan lebih. Enam fungsi dasar adalah makan, buang air kecil dan besar, bangun dan pergi tidur, masuk ke kamar mandi, mandi dan berpakaian. Ada juga daftar fungsi instrumental yang Anda perlu perhatikan juga seperti bagaimana mereka menggunakan telepon, menyiapkan makanan, membersihkan rumah, mencuci peralatan makan atau pakaian,  menggunakan sarana transportasi (mengemudi atau tidak), mengonsumsi obat-obatan dan menggunakan uang.

Yang perlu Anda lakukan adalah mengamati mereka melakukan berbagai kegiatan. Perhatikan jika ada masalah yang timbul. Satu hal yang penting, tidak perlu menawarkan bantuan terlebih dulu atau melarang mereka untuk melakukan sesuatu selama tidak berbahaya. Jaga perasaan mereka; jangan membuat ego orang tua Anda tersinggung.

Sebagai anak, Anda harus tetap memperhatikan hak-hak orang tua Anda sebagai pengambil keputusan dan jangan pernah memaksakan kehendak Anda. Hargailah mereka sebagai orang yang mandiri.

Tapi Anda harus segera mengambil tindakan jika orang tua Anda mulai menunjukkan tanda-tanda pengingkaran ketika mereka tidak lagi dapat menjalankan suatu kegiatan dengan baik. Misalnya, jika mereka jatuh di kamar mandi dan mereka menyangkalnya. Hal ini bisa membahayakan kesehatan mereka jika tidak segera ditangani. Anda perlu memberi perhatian lebih dan meningkatkan bantuan peralatan yang diperlukan.

Untuk memberikan rasa keamanan dan kenyamanan, Anda dapat mengubah desain interior rumah atau kamar tidur orang tua. Anda bisa menyederhanakan bentuk tempat tidur, kursi, pintu, jendela dan perabotan lainnya yang sering digunakan atau digenggam orang tua  Anda. Jika diperlukan, Anda bisa menyediakan alat-alat yang membantu orang tua Anda untuk berjalan, bangun, duduk, dan sebagainya. Kamar mandi harus dibuat khusus untuk orang lansia. Anda bisa memasang pegangan pada dinding kamar mandi. Jika fasilitas tersedia, orang tua Anda akan merasa aman dan resiko akan jauh berkurang.

Selain penurunan fungsi fisik, umumnya, penurunan memori dan kecerdasan juga terjadi. Gejala-gejalanya seperti melambatnya kemampuan untuk berpikir,  kesulitan untuk berkonsentrasi dan kesulitan untuk mempelajari hal-hal baru. Orangtua Anda mungkin sering melupakan peristiwa yang baru saja terjadi dan perlu bantuan petunjuk untuk menggali memori mereka. Untuk menjaga memori orang tua, Anda dapat meminta mereka untuk menerapkan berbagai latihan sederhana seperti mencatat kegiatan sehari-hari, melatih kebugaran otak dengan mengisi teka-teki silang, bermain catur, membaca atau mengikuti latihan fisik khusus untuk lansia. Semua kegiatan ini bertujuan untuk melatih konsentrasi.

Untuk menjaga kesehatan fisik dan psikis, orang tua lansia Anda sebaiknya masih melakukan berbagai aktivitas sehari-hari yang masih bisa mereka lakukan. Anda dapat menyarankan berbagai kegiatan yang disukai untuk menjaga fungsi motorik dan kognitif seperti menyiram tanaman, melukis, membaca, memasak, bermain dengan cucu, dan kegiatan lainnya.

Anda dan anggota keluarga lain tidak perlu melayani semua kebutuhan selama mereka masih dapat melakukannya sehingga orang tua Anda masih bisa mengerjakan sendiri kegiatan yang mereka sukai. Anda harus menghargai, mendorong dan membuat mereka merasa dihargai sebagai orang tua. Mereka akan merasa bahwa mereka masih dianggap, dihargai, dicintai dan bukan hanya menjadi beban yang mengganggu orang lain.

Anda perlu mengatur menu makanan sehingga kebutuhan gizi orang tua Anda terpenuhi. Lebih baik jika Anda berkonsultasi dengan seorang ahli gizi terlebih dahulu. Pengukuran tanda-tanda vital seperti mengukur tekanan darah bisa dilakukan secara teratur di rumah. Konsultasikan kesehatan orang tua Anda ke dokter secara teratur.

Berhati-hati, sabar, penuh cinta dan kasih sayang adalah syarat yang paling mendasar untuk dapat memberikan perawatan terbaik untuk orang tua Anda.  Perawatan dari keluarga terdekat diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup kaum lansia sehingga orang tua lansia dapat menikmati usia tua mereka dengan lebih baik. Demikian penjelasan umum mengenai Cara Merawat Orang Tua Lansia di Rumah. Semoga bermanfaat. 
Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

9 comments:

  1. sy terharu bca kalimat yg tertulis memutuskan dan memilih untuk tidak berkari untuk menjaga orang tua sepenuhnya ..,,, T_T

    ReplyDelete
  2. Terima kasih, ngga nyangka bisa buat terharu Mas Fiu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. karena tak banyak seorang anak yg mengedepankan orang tua disaat karirnya sedang menjulang tinggi .... :)

      Delete
  3. Sabar itu kuncinya ya, Mbak.. Kami juga mengurus Nenek di rumah dan yah rasanya beliau lebih hobi ngomel. Heheh.. Cuma pengen gantian balas jasa beliau yang ikutan andil membesarkan anak dan cucunya :')

    ReplyDelete
  4. Setuju Mbak. Harus sabaar banget.

    ReplyDelete
  5. wow...sungguh pekerjaan yang amat mulia dan berkahlah jika berkesempatan merawat orang tua, dan atau terutama orang tua kita sendiri...surgalah baginya....aaaamiiiin

    ReplyDelete
  6. Merawat orang tua lansia lanjut usia di rumah tidak mudah bagi setiap orang mau mengambil jalan keputusan seperti itu, dan suatu kesempatan bagi kita yang dapat melakukan hal tersbut.

    Salam

    ReplyDelete
  7. Merawat lansia agar dicintai.com hehe... Salam blogwalking pagi dari Pulau Dollar

    ReplyDelete