Wednesday, April 23, 2014

Manfaat Anak-Anak Membantu Pekerjaan di Rumah

Anak-anak bisa mengerjakan dengan baik apa pun yang orang tua ajarkan dan sudah biasa mereka lakukan.  Mengenalkan kepada anak-anak cara membersihkan rumah dan mengajak mereka untuk berpartisipasi secara aktif ternyata bisa berefek positif pada perkembangan kepribadian mereka. Berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh jika anak Anda membantu pekerjaan di rumah. Baca juga Cara Tepat Menumbuhkan Minat Baca.

Cara untuk menumbuhkan kemandirian pada anak.
Seiring dengan proses tumbuh kembang anak-anak, pola pikir mereka mulai mengarah pada terbentuknya jiwa kemandirian. Orang tua dapat melanjutkan proses ini dengan mengajak anak Anda untuk membantu pekerjaan rumah tangga, apa pun itu, yang disesuaikan dengan usia dan kemampuannya.

Anda dapat memulai dengan mengajak anak-anak untuk bertanggung jawab merapikan tempat tidur mereka, merapikan mainan setiap selesai bermain,  serta mencuci piring mereka sendiri dan bergiliran membuang sampah bagi anak-anak yang lebih besar. Anda akan melihat dalam beberapa waktu ke depan, anak-anak mulai menyukai pengalaman merawat beberapa keperluan diri sendiri; mereka tidak lagi bergantung pada orang tua untuk  hal-hal kecil yang mereka bisa lakukan sendiri.

Cara untuk meningkatkan keterampilan manajemen waktu.
Anak-anak pada umumnya masih lemah dalam mengelola waktu, memegang janji dan mengikuti jadwal dengan baik. Dengan memberikan mereka tanggung jawab untuk melakukan beberapa pekerjaan rumah tangga harian, anak Anda dapat belajar untuk mengatur waktu keseharian mereka dengan lebih baik. Ketrampilan mengelola waktu yang dimulai sejak dini akan sangat bermanfaat untuk masa depan anak Anda. Baca juga Manfaat Buku Bagi Perkembangan Anak.
Manfaat Anak-Anak Membantu Pekerjaan di Rumah
image:sprichie.com
Cara untuk mengembangkan rasa tanggung jawab.
Anak-anak harus dibimbing dan diajarkan untuk memiliki rasa tanggung jawab. Anak-anak yang sangat dimanja bisa tumbuh menjadi anak yang tidak mandiri. Anak-anak yang tidak diberi kesempatan dan kepercayaan oleh orang dewasa untuk memegang dan menjaga suatu tanggung jawab akan berakibat pada ketidakmampuan dan ketidakinginan untuk menunjukkan bahwa mereka bisa dipercaya dan diandalkan.
 
Dengan mengajarkan anak-anak untuk melakukan beberapa pekerjaan rumah tangga terutama membersihkan barang-barang milik mereka sendiri, Anda sebenarnya membantu anak Anda untuk mengembangkan sebuah perilaku  bertanggung jawab seperti orang dewasa; perilaku baik ini akan mengikuti mereka sepanjang hidup.

Cara mengenalkan tantangan dan proses dalam kehidupan.
Anak-anak Anda harus belajar bahwa segala sesuatu di dunia dan kehidupan ini tidak dapat diraih tanpa ada proses dan usaha yang dilakukan sebelumnya. Jika anak Anda ingin memiliki kamar tidur yang rapi dan bersih, mereka harus mencoba dan berusaha untuk melakukannya sendiri.

Cara untuk meningkatkan aktifitas fisik.
Membersihkan rumah dan melakukan pekerjaan rumah tangga lainnya adalah suatu aktifitas fisik. Jika anak Anda kurang suka berolahraga, membuat anak melakukan pekerjaan rumah tangga bisa menjadi aktifitas yang menyehatkan.

Dunia anak-anak adalah dunia belajar dan bermain. Anda harus memperhatikan bahwa pemberian tanggung jawab untuk membantu pekerjaan di rumah jangan sampai membuat mereka terlalu lelah dan mengganggu konsentrasi belajar. Berikan mereka pekerjaan ringan yang tidak memerlukan waktu lama untuk menyelesaikannya karena tujuan utamanya adalah untuk menumbuhkan kemandirian dan rasa tanggung jawab. Jangan lupa baca juga Kapan Anak Cukup Umur untuk Memakai Ponsel?.
Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

20 comments:

  1. betul banget mbak, mempersiapkan kepribadian anak memang seharusnya dimulai sejak dari anak",,_

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju Mas Erick, terima kasih kunjungannya.

      Delete
  2. benar pisan,,, tapi kebanyakan anak sekarang mah jarang bantu ortunya,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ortunya harus aktif memberi tugas dan tanggung jawab ke anak. Kalau perlu pakai sistem reward & punishment (ada pemberian penghargaan dan sanksi).

      Delete
  3. bener gan, dari kecil juga saya udah diajarin bantu-bantu pekerjaan rumah.
    nyapu dan ngepel biasanya. hehe :)

    ReplyDelete
  4. Lumayan nih belajar sebelum punya momongan nanti :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah berkunjung Mas Yobert :)

      Delete
  5. betul sekali Mbak Ririn. Artikel ini bagus sekali dibaca oleh orang tua yang kelewat memanjakan anaknya. Lihat saja kecendrungan anak-anak jaman sekarang. Menurut saya itu adalah salah satu akibat karena mereka tidak mempunyai kepedulian akan membantu pekerjaan rumah (di rumah). Sebenarnya mudah jika orang tua mau membiasakan mereka, mulai dari mereka masih kecil, dari hal-hal ringan dan sederhana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya Mba Nove, orang tua sebaiknya jangan terlalu memanjakan anak. Sebenarnya memang mudah sih, tapi faktanya masih banyak ortu yang belum mencobanya.

      Delete
  6. wah mantep nih mba :)
    tpi sayangnya saya belum punya anak drmh ....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dicobanya nanti kalau sudah ada anak di rumah Mas :)

      Delete
  7. Yang pasti merasa terbantu banget kalo anak-anak mau belajar cuci piring dan bebersih lainnya, Mbak.. ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ortu pasti merasa terbantu, tapi tanggung jawab yang diberikan jangan sampai membuat anak terlalu lelah. Yang ringan2 aja.

      Delete
  8. anak-anak bisa cepat mandiri kalau mau bantu pekerjaan orang tua, secara tidak langsung ia belajar bekerja dan akan menjadi pekerja mandiri ke depannya nanti..

    ReplyDelete
  9. emang sangat membantu, tapi sayangnya saya blum pnya anak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dicobanya nanti Mas Abdul. Terima kasih kunjungannya :)

      Delete
  10. kemandirian dan tanggung jawab tanpa menghilangkan dunia atau masa anak-anak. Jangan sampai dewasanya merasa dunia kecilnya direbut oleh orang tuanya Terimaksih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali, dunia anak kan dunia belajar dan bermain.

      Delete