Cara Mudah Menyetrika Pakaian – Menyetrika bagi sebagian orang mungkin bukan hal yang menyenangkan. Berkutat dengan banyak pakaian, setrika yang panas, membuat tangan pegal dan gerah. Apalagi jika baju yang disetrika tidak segera rapi. Tentu sangat menjengkelkan. Tidak heran jika kemudian banyak yang menggunakan jasa cuci baju atau laundry. Baca juga Cara Mudah Mencuci Pakaian dengan Mesin Cuci
Showing posts with label Rumah Tangga. Show all posts
Showing posts with label Rumah Tangga. Show all posts
Home » Posts filed under Rumah Tangga
Tuesday, June 3, 2014
Sunday, June 1, 2014
Cara Murah Menghijaukan Ruangan
Banyak pemilik rumah yang ingin menghijaukan ruangan di dalam rumahnya. Pulang ke rumah dan duduk di ruangan yang asri, hijau dan segar tentunya sangat menyenangkan dan menenangkan. Pikiran suntuk dan rasa lelah bisa jauh berkurang. Membuat taman indoor bisa jadi ide yang menarik, tapi Anda harus menyiapkan tempat khusus dan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.
Tuesday, May 20, 2014
Tips Membersihkan Kamar Mandi
Sepertinya masih banyak yang menganggap membersihkan kamar mandi adalah pekerjaan yang melelahkan dan tidak menyenangkan sama sekali. Jangankan mengerjakannya, ngebayanginnya aja sudah males. Tapi kalau Anda sudah tahu tips membersihkan kamar mandi dengan benar dan mengikuti langkah-langkahnya, bersih-bersih kamar mandi tidak serepot yang Anda bayangkan.
Friday, May 16, 2014
Cara Hemat Mempercantik Interior Rumah
Siapa sih yang tidak ingin memiliki rumah yang terlihat indah? Mempercantik interior rumah tidak perlu menguras kantong lho. Tidak perlu khawatir jika Anda sedang tidak memiliki dana lebih untuk membeli berbagai hiasan interior. Dengan kreatifitas dan kejelian, Anda bisa berkreasi dengan memanfaatkan perabot rumah yang sudah ada, mendaur ulang barang bekas dan memanfaatkan apa yang ada di halaman atau kebun rumah.
Tuesday, May 13, 2014
Cara Mudah Mengurangi Rasa Panas Akibat Sambal
Cara Mudah Mengurangi Rasa Panas Akibat Sambal - Kepedasan akibat makan sambal atau cabai itu hal yang biasa. Bahkan menjadi sensasi luar biasa karena mampu menambah keinginan untuk makan. Namun adakalanya setelah makan sambal tangan kita juga ikut terasa panas. Padahal sudah cuci tangan namun tangan masih juga terasa panas. Hal ini juga bisa terjadi setelah mengiris cabai saat menyiapkan bumbu masakan atau juga akibat mencuci bekas sambal. Rasanya tentu tidak nyaman.
Tuesday, May 6, 2014
Kesalahan yang Sering dilakukan Orang Tua dalam Mendisiplinkan Anak
Kesalahan yang Sering dilakukan Orang Tua dalam Mendisiplinkan Anak - Orang tua juga manusia biasa yang bisa berbuat kesalahan, apalagi sekolah untuk menjadi orang tua yang ideal memang belum ada kan. Yang penting adalah menyadari kesalahan dan berusaha untuk memperbaikinya. Baca juga Kapan Anak Cukup Umur untuk Memakai Ponsel?
Para orang tua dan calon orang tua bisa ‘belajar’dari beberapa kesalahan berikut:
Menjadi terlalu negatif
Kesalahan pertama yang banyak dilakukan orang tua, terutama para ibu, adalah sering mengatakan pernyataan negatif seperti "Berhenti bermain air" atau "Jangan cubit adikmu!".
Terlalu banyak memberikan pernyataan negatif akan berpengaruh buruk bagi perkembangan kepribadian anak; anak yang bersangkutan akan menilai dirinya sendiri sebagai pribadi yang tidak memiliki kemampuan yang bisa dibanggakan karena merasa sering dianggap berbuat kesalahan oleh orang tuanya.
Tentu saja tidak ada orang tua yang ingin membesarkan anaknya menjadi seseorang yang tidak mengerti aturan dan batas, tetapi tidak juga berarti Anda harus melarang hampir segala sesuatu. Jadi, daripada melarangnya, lebih baik meminta anak untuk berperilaku seperti yang ingin Anda lihat sekaligus ada sedikit penjelasan. Misalnya, alih-alih mengatakan "Jangan berdiri di atas kursi", Anda dapat mencoba berkata "Nak, ayo turun, kursi itu gunanya untuk tempat duduk. Kursi bisa cepat rusak kalau sering dipakai untuk berdiri di atasnya”. (Baca: Manfaat Anak-Anak Membantu Pekerjaan di Rumah)
Berharap terlalu banyak.
Para orang tua terkadang berharap terlalu banyak dari anak-anak mereka. Dalam beberapa kasus, sebagian orang tua menganggap anak-anak sudah tahu lebih banyak. Sebenarnya, ketika anak melanggar suatu aturan atau norma, Anda perlu mengingatkan diri sendiri dulu bahwa ia tidak berusaha untuk ‘menyakiti’ orang tuanya – sang anak hanya belum tahu bagaimana harus bersikap karena usianya yang masih sangat muda. Lebih baik berikan contoh kepada anak dengan berperilaku yang sesuai situasi kondisi, serta jelaskan hal-hal dengan cara yang sederhana. Misalnya, jika Anda sedang duduk di dalam sebuah tempat ibadah dan anak Anda berteriak-teriak; coba katakan sesuatu seperti "Kakak tidak perlu berteriak di sini, jika kakak perlu ayah atau ibu, datang mendekat ke sini dan bicaranya pelan-pelan saja".
Sering berteriak.
Ketika melihat anak-anak saling berkejaran di dalam rumah, orang tua biasanya merasa kesal, terganggu dan langsung berteriak. Hal ini adalah sebuah kesalahan dari orang tua yang sebaiknya tidak dilakukan karena dapat berefek buruk bagi anak-anak.
Anda perlu belajar untuk secara selektif ‘mengabaikan’ beberapa hal. Ketika anak melakukan sesuatu yang Anda tidak suka, tidak berarti Anda harus menjadi orang ‘jahat’ dan langsung berteriak. Cobalah untuk lebih memahami mereka dan mencoba untuk lebih memberi perhatian. Akan selalu lebih baik untuk menjelaskan kepada anak dengan menggunakan suara pelan dan tenang tapi tegas, bukan hanya berteriak-teriak.
Berbicara tanpa tindakan.
Jika Anda menetapkan beberapa aturan di rumah, hal ini harus diikuti dengan penerapan tindakan lanjutan misalnya adanya hukuman bagi yang melanggar dan penghargaan bagi yang mematuhinya. Pelanggaran aturan seperti waktu bermain game yang dibiarkan begitu saja tanpa teguran dan tindakan dari orang tua akan membuat anak terus berbuat kesalahan. Baca juga Cara Tepat Menumbuhkan Minat Baca
Lupa jika setiap anak adalah pribadi yang berbeda.
Orang tua terkadang menganggap dan memperlakukan anak-anaknya dengan cara yang sama, padahal masing-masing anak adalah individu yang unik dan berbeda. Cara yang berhasil untuk seorang anak bisa jadi tidak tepat untuk anak yang lain. Jangan pula membanding-bandingkan mereka satu dengan yang lainnya.
Kesalahan ini adalah jenis kesalahan yang mungkin paling umum terjadi. Cara terbaik untuk memperbaiki kesalahan ini adalah dengan menerapkan beragam pendekatan dan cara. Memang lebih mudah untuk menyalahkan anak ketika Anda mengalami kesulitan dalam mendisiplinkan dan menetapkan aturan kepada mereka; tetapi apa yang orang tua benar-benar perlu lakukan adalah belajar bagaimana memperlakukan setiap anak dengan cara yang berbeda.
Para orang tua harus mengenal dengan baik karakter setiap anak sehingga mereka dapat menerapkan kedisiplinan di rumah dengan cara yang paling tepat. Untuk menjadi orang tua yang lebih baik, para orang tua bisa belajar dari kesalahan yang sering dilakukan orang tua dalam mendisiplinkan anak. Semoga bermanfaat. Jangan lewatkan posting menarik lainnya tentang Manfaat Buku Bagi Perkembangan Anak
[read more..]
Para orang tua dan calon orang tua bisa ‘belajar’dari beberapa kesalahan berikut:
Menjadi terlalu negatif
Kesalahan pertama yang banyak dilakukan orang tua, terutama para ibu, adalah sering mengatakan pernyataan negatif seperti "Berhenti bermain air" atau "Jangan cubit adikmu!".
Terlalu banyak memberikan pernyataan negatif akan berpengaruh buruk bagi perkembangan kepribadian anak; anak yang bersangkutan akan menilai dirinya sendiri sebagai pribadi yang tidak memiliki kemampuan yang bisa dibanggakan karena merasa sering dianggap berbuat kesalahan oleh orang tuanya.
Tentu saja tidak ada orang tua yang ingin membesarkan anaknya menjadi seseorang yang tidak mengerti aturan dan batas, tetapi tidak juga berarti Anda harus melarang hampir segala sesuatu. Jadi, daripada melarangnya, lebih baik meminta anak untuk berperilaku seperti yang ingin Anda lihat sekaligus ada sedikit penjelasan. Misalnya, alih-alih mengatakan "Jangan berdiri di atas kursi", Anda dapat mencoba berkata "Nak, ayo turun, kursi itu gunanya untuk tempat duduk. Kursi bisa cepat rusak kalau sering dipakai untuk berdiri di atasnya”. (Baca: Manfaat Anak-Anak Membantu Pekerjaan di Rumah)
Berharap terlalu banyak.
Para orang tua terkadang berharap terlalu banyak dari anak-anak mereka. Dalam beberapa kasus, sebagian orang tua menganggap anak-anak sudah tahu lebih banyak. Sebenarnya, ketika anak melanggar suatu aturan atau norma, Anda perlu mengingatkan diri sendiri dulu bahwa ia tidak berusaha untuk ‘menyakiti’ orang tuanya – sang anak hanya belum tahu bagaimana harus bersikap karena usianya yang masih sangat muda. Lebih baik berikan contoh kepada anak dengan berperilaku yang sesuai situasi kondisi, serta jelaskan hal-hal dengan cara yang sederhana. Misalnya, jika Anda sedang duduk di dalam sebuah tempat ibadah dan anak Anda berteriak-teriak; coba katakan sesuatu seperti "Kakak tidak perlu berteriak di sini, jika kakak perlu ayah atau ibu, datang mendekat ke sini dan bicaranya pelan-pelan saja".
![]() |
Image:ivillage.com.au
|
Ketika melihat anak-anak saling berkejaran di dalam rumah, orang tua biasanya merasa kesal, terganggu dan langsung berteriak. Hal ini adalah sebuah kesalahan dari orang tua yang sebaiknya tidak dilakukan karena dapat berefek buruk bagi anak-anak.
Anda perlu belajar untuk secara selektif ‘mengabaikan’ beberapa hal. Ketika anak melakukan sesuatu yang Anda tidak suka, tidak berarti Anda harus menjadi orang ‘jahat’ dan langsung berteriak. Cobalah untuk lebih memahami mereka dan mencoba untuk lebih memberi perhatian. Akan selalu lebih baik untuk menjelaskan kepada anak dengan menggunakan suara pelan dan tenang tapi tegas, bukan hanya berteriak-teriak.
Berbicara tanpa tindakan.
Jika Anda menetapkan beberapa aturan di rumah, hal ini harus diikuti dengan penerapan tindakan lanjutan misalnya adanya hukuman bagi yang melanggar dan penghargaan bagi yang mematuhinya. Pelanggaran aturan seperti waktu bermain game yang dibiarkan begitu saja tanpa teguran dan tindakan dari orang tua akan membuat anak terus berbuat kesalahan. Baca juga Cara Tepat Menumbuhkan Minat Baca
Lupa jika setiap anak adalah pribadi yang berbeda.
Orang tua terkadang menganggap dan memperlakukan anak-anaknya dengan cara yang sama, padahal masing-masing anak adalah individu yang unik dan berbeda. Cara yang berhasil untuk seorang anak bisa jadi tidak tepat untuk anak yang lain. Jangan pula membanding-bandingkan mereka satu dengan yang lainnya.
Kesalahan ini adalah jenis kesalahan yang mungkin paling umum terjadi. Cara terbaik untuk memperbaiki kesalahan ini adalah dengan menerapkan beragam pendekatan dan cara. Memang lebih mudah untuk menyalahkan anak ketika Anda mengalami kesulitan dalam mendisiplinkan dan menetapkan aturan kepada mereka; tetapi apa yang orang tua benar-benar perlu lakukan adalah belajar bagaimana memperlakukan setiap anak dengan cara yang berbeda.
Para orang tua harus mengenal dengan baik karakter setiap anak sehingga mereka dapat menerapkan kedisiplinan di rumah dengan cara yang paling tepat. Untuk menjadi orang tua yang lebih baik, para orang tua bisa belajar dari kesalahan yang sering dilakukan orang tua dalam mendisiplinkan anak. Semoga bermanfaat. Jangan lewatkan posting menarik lainnya tentang Manfaat Buku Bagi Perkembangan Anak
Wednesday, April 30, 2014
3 Tips Unik Beli Rumah Tanpa Kredit
Rumah sebagai tempat tinggal adalah kebutuhan pokok manusia demi menjalani kelangsungan hidupnya. Selain berguna untuk tempat beristirahat, rumah juga bisa dijadikan Investasi yang cukup menggiurkan.
Namun seiring tingginya harga rumah di kota-kota besar seperti Jakarta misalnya, tentu bukan hal yang mudah untuk membeli rumah, alasan yang utama biasanya adalah mengenai budget. Harga rumah yang mahal seringkali tidak sesuai dengan budget yang dimiliki, maka dari itu sekarang telah dibuka fasilitas yang bernama Kredit Pemilikan Rumah atau biasa kita dengar dengan singkatan KPR. Ya, fasilitas yang satu ini memang sangat membantu bagi anda yang ingin memiliki rumah dan mempunyai penghasilan yang tetap. Tetapi sering kali walaupun sudah menggunakan fasilitas seperti ini tetap saja masih kesulitan membayar cicilan yang wajib anda bayar setiap bulannya. Baca juga pentingnya menjaga kesehatan pankreas
Maka dari itu ada beberapa cara unik bagi anda yang ingin membeli rumah tanpa menggunakan fasilitas KPR. Berikut 3 tips unik beli rumah tanpa kredit:
1. Menabung dalam Bentuk Emas
Menabung atau mengumpulkan uang sedikit demi sedikit tentunya akan membantu anda meraih impian membeli rumah nantinya. Namun sering kali apabila uang tabungan anda sudah cukup banyak, ada saja keperluan atau keinginan lain sehingga anda terpaksa menggunakan uang tersebut, dan juga nilai uang yang berubah-ubah seiring laju inflasi, bisa dibilang cukup merugikan.
Ada baiknya anda menabung dalam bentuk emas, selain bentuk emas yang akan membuat anda malas menukarkannya dengan uang kecuali pada situasi dan kondisi tertentu, emas juga termasuk barang yang tidak mengalami perubahan saat terjadinya inflasi. Baca juga Tips Mengatasi Kehilangan Paspor di Luar Negeri
2. Jadilah Developer Modal Dengkul
Anda tidak punya uang dan tanah tapi ingin beli rumah? Bisa saja! Hal ini dapat dilakukan bagi anda yang memiliki relasi atau banyak kenalan diluar sana. Peran anda disini hanya sebagai penggagas ide saja, cari orang yang ingin berinvestasi dengan uangnya, dan cari lagi orang yang ingin berinvestasi dengan tanahnya. Buat kesepakatan apabila pembangunan perumahan atau cluster ini lancar, maka anda mendapatkan salah satu dari rumah tersebut.
3. Investasi Sektor Riil
Bagi anda yang sering dan suka bermain di pasar finansial, yang pertumbuhannya bisa mencapai 30% per tahun, mengapa anda tidak mencoba investasi di sektor riil?
Berinvestasi lah di produk-produk yang digemari oleh masyarakat, mempunyai tempat yang captive market, contohnya anda membuha usaha rumah makan. Perputaran uang rumah makan merupakan salah satu yang tercepat dari usaha-usaha lainnya.
Selain daripada ketiga cara di atas, tentu yang benar-benar dan harus anda lakukan agar impian anda membeli rumah tercapai adalah Berusaha dan Berdoa pastinya! Baca juga Mengenal Game Asal Indonesia, Pora The Lake Rescuer
[read more..]
Namun seiring tingginya harga rumah di kota-kota besar seperti Jakarta misalnya, tentu bukan hal yang mudah untuk membeli rumah, alasan yang utama biasanya adalah mengenai budget. Harga rumah yang mahal seringkali tidak sesuai dengan budget yang dimiliki, maka dari itu sekarang telah dibuka fasilitas yang bernama Kredit Pemilikan Rumah atau biasa kita dengar dengan singkatan KPR. Ya, fasilitas yang satu ini memang sangat membantu bagi anda yang ingin memiliki rumah dan mempunyai penghasilan yang tetap. Tetapi sering kali walaupun sudah menggunakan fasilitas seperti ini tetap saja masih kesulitan membayar cicilan yang wajib anda bayar setiap bulannya. Baca juga pentingnya menjaga kesehatan pankreas
Maka dari itu ada beberapa cara unik bagi anda yang ingin membeli rumah tanpa menggunakan fasilitas KPR. Berikut 3 tips unik beli rumah tanpa kredit:
1. Menabung dalam Bentuk Emas
Menabung atau mengumpulkan uang sedikit demi sedikit tentunya akan membantu anda meraih impian membeli rumah nantinya. Namun sering kali apabila uang tabungan anda sudah cukup banyak, ada saja keperluan atau keinginan lain sehingga anda terpaksa menggunakan uang tersebut, dan juga nilai uang yang berubah-ubah seiring laju inflasi, bisa dibilang cukup merugikan.
Ada baiknya anda menabung dalam bentuk emas, selain bentuk emas yang akan membuat anda malas menukarkannya dengan uang kecuali pada situasi dan kondisi tertentu, emas juga termasuk barang yang tidak mengalami perubahan saat terjadinya inflasi. Baca juga Tips Mengatasi Kehilangan Paspor di Luar Negeri
2. Jadilah Developer Modal Dengkul
Anda tidak punya uang dan tanah tapi ingin beli rumah? Bisa saja! Hal ini dapat dilakukan bagi anda yang memiliki relasi atau banyak kenalan diluar sana. Peran anda disini hanya sebagai penggagas ide saja, cari orang yang ingin berinvestasi dengan uangnya, dan cari lagi orang yang ingin berinvestasi dengan tanahnya. Buat kesepakatan apabila pembangunan perumahan atau cluster ini lancar, maka anda mendapatkan salah satu dari rumah tersebut.
3. Investasi Sektor Riil
Bagi anda yang sering dan suka bermain di pasar finansial, yang pertumbuhannya bisa mencapai 30% per tahun, mengapa anda tidak mencoba investasi di sektor riil?
Berinvestasi lah di produk-produk yang digemari oleh masyarakat, mempunyai tempat yang captive market, contohnya anda membuha usaha rumah makan. Perputaran uang rumah makan merupakan salah satu yang tercepat dari usaha-usaha lainnya.
Selain daripada ketiga cara di atas, tentu yang benar-benar dan harus anda lakukan agar impian anda membeli rumah tercapai adalah Berusaha dan Berdoa pastinya! Baca juga Mengenal Game Asal Indonesia, Pora The Lake Rescuer
Wednesday, April 23, 2014
Manfaat Anak-Anak Membantu Pekerjaan di Rumah
Anak-anak bisa mengerjakan dengan baik apa pun yang orang tua ajarkan dan sudah biasa mereka lakukan. Mengenalkan kepada anak-anak cara membersihkan rumah dan mengajak mereka untuk berpartisipasi secara aktif ternyata bisa berefek positif pada perkembangan kepribadian mereka. Berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh jika anak Anda membantu pekerjaan di rumah. Baca juga Cara Tepat Menumbuhkan Minat Baca.
Friday, December 27, 2013
Cara Mencuci Piring, Gelas, dan Peralatan Dapur Lainnya
Bagi ibu-ibu atau calon ibu, masalah cuci-mencuci bukanlah perkara yang sulit. Tapi bagi cewek abg (anak baru gedhe), apalagi yang hidup di perkotaan, mencuci perabotan makan atau dapur, sering kali tidak diperhatikan. Terlebih lagi bagi cowok, bisa dipastikan jarang sekali melakukan aktivitas ini. Dijamin deh hehehe :D
Subscribe to:
Posts (Atom)


