Saturday, December 21, 2013

Mindset Bisnis: Berkaca Pada Model Start-Up di Indonesia

Siapa yang mau jadi pengusaha? Pertanyaan ini pasti menjadi lecutan bagi setiap orang, termasuk saya pribadi hehe. Pada dasarnya kita pasti ingin menjadi kaya, dan itu juga dianjurkan didalam setiap ajaran agama. Kenapa? Karena pada dasarnya manusia ingin hidup serba kecukupan, contohnya, cukup untuk beli rumah, beli mobil, motor dll, jadi intinya ketika ada keinginan pas ada uangnya hahaha. Namun, terlepas dari hal tersebut, tuntutan hidup ini memang terus mendorong manusia untuk berpikir keras agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Lalu bagaimana caranya? Sementara kita hanya seorang karyawan biasa. Jawabannya hanya satu, yaitu menjadi pengusaha/pebisnis. Tapi memang perlu diakui tidak semua orang bisa mengarah kesana, karena adanya perbedaan mindset dari setiap individu, dan ini akan menjadi salah satu penentu sukses atau tidaknya seseorang dimasa depan. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan membahas sedikit mengenai mindset bisnis, dan tentunya akan sangat cocok bagi anda yang baru terjun atau berniat untuk memulainya. Selamat Membaca ya.

Pernah dengar kata “Startup” sebelumnya? Istilah ini sangat erat kaitannya dengan perusahaan yang baru tumbuh dan mereka masih mencari bentuk atau model bisnisnya. Jadi perusahaan seperti ini, kemungkinan besar akan terus berkembang dan seiring perkembangannya tersebut akan mempengaruhi arah bentuk atau model bisnisnya dimasa yang akan datang. Di Indonesia, perusahaan Startup umumnya selalu dihubungkan kepada perusahaan-perusahaan yang area bermainnya di dunia online. Nah, dari pengertian ini kita bisa mengambil intisarinya, yaitu perusahaan baru dan fleksibilitas akan model bisnis yang akan dijalaninya.
Mindset Bisnis: Berkaca Pada Model Start-Up di Indonesia
Image by under30ceo.com
Lalu apa saja yang bisa kita pelajari dari konsep bisnis macam ini? Berikut ini ada 5 hal yang dapat kita lihat, dan menjadi kunci dalam perkembangan suatu perusahaan Startup, antara lain:

Individu
Satu hal yang perlu kita ketahui, bahwa perusahaan yang berbasis startup ini umumnya didirikan oleh satu orang atau beberapa orang saja. Jadi siapapun, termasuk saya pribadi tentu bisa mendirikan sebuah perusahaan macam ini. Kenapa? Karena perusahaan startup tidaklah sekompleks mendirikan perusahaan berskala besar. Ini dimulai dari lingkup kecil, bidang yang spesifik, menguntungkan, bisa dibangun oleh individu dan dengan modal yang terjangkau.

Kemampuan
Karena sifatnya yang bisa dibangun oleh individu atau perorangan, maka kemampuannya juga akan sangat terbatas. Itu benar, tetapi seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa bisnis startup ini tidak perlu dibuat rumit. Bahkan hanya melalui ide-ide sederhana saja sudah bisa dibangun. Tapi bagaimana dengan kemampuan tersebut? Yang terutama adalah ide, ini merupakan faktor pencetus utama dan akan menjadi motor kedepannya. Untuk kemampuan yang tidak dimiliki bisa diserahkan kepada orang lain, baik outsource atau mencari partner. Oleh karena itu, faktor kemampuan ini juga cukup fleksibel dalam arti tidak kaku dan banyak alternatif jalan lain untuk meraih tujuan yang diinginkan. Jadi, ini waktu yang tepat untuk mengasah kemampuan otak kita, “be a smart worker not a hard worker”.

Konsep
Konsep bisnis startup ini umumnya efektif dan efisien. Keterbatasan sumber daya, modal, dsb bisa dialihkan dengan menggunakan cara lain untuk menutupi kekurangan yang ada. Cara seperti ini dinilai cukup efektif dan terbukti dapat mengembangkan usaha secara bertahap. Tapi memang tidak semua bidang bisnis cocok dimasukkan ke dalam kategori ini. Umumnya, konsep bisnis yang fleksibel, sederhana, profitable dan bisa dijalankan dalam berbagai keterbatasan merupakan syarat-syarat yang bisa dimasukkan kedalam kategori startup.

Apa saja contohnya? Untuk lingkup Indonesia, saat ini sudah mulai banyak bermunculan perusahaan startup mulai dari 4 tahun lalu. Jenis layanannya yang bervariasi membuat mereka memiliki keunikan masing-masing, dan hal ini juga tidak lepas dari tingginya dorongan teknologi dan minat masyarakat Indonesia akan layanan online. Salah satu contohnya adalah biro perjalanan dan wisata. Jasa ini bisa hadir karena konsumen menginginkan pelayanan yang cepat, mudah dan tidak merepotkan.

Konsep seperti  inilah yang umumnya di usung oleh jenis bisnis startup. Sebut saja konsep pemesanan tiket online yang terus berkembang pesat hingga saat ini. Layanan meta search dan pemesanan tiket pesawat online seperti Traveloka.com, Utiket, Tiket2 dsb menjadi buruan bagi konsumen yang membutuhkan tiket pesawat. Dari sini kita dapat jadikan pedoman dan pandangan, kalau konsep bisnis startup ini sederhana tapi hasilnya sangat menguntungkan.

Mental
Dalam dunia apapun, termasuk bisnis, mental merupakan sesuatu faktor penting yang akan mempengaruhi perkembangan usaha. Nah, pada konteks bisnis startup, umumnya dibangun dengan perseorangan atau sistem partnership sehingga ini menjadikan pebisnis harus memperhitungkan segala faktor secara tepat. Sifatnya yang masuk ke dalam kategori bisnis kecil dan pemula, membuat pengusaha startup harus mempunyai dan membangun mental yang kuat/kokoh. Mayoritas pelaku bisnis startup memiliki mental yang kokoh, karena berada pada kondisi yang serba terbatas, mereka berusaha untuk mengembangkan usahanya dan juga bertahan dari kerasnya persaingan di dunia bisnis.

Mindset
Pola pikir atau mindset ini menjadi senjata ampuh untuk arah usaha kedepannya. Seorang pebisnis tentu harus mempunyai mindset yang jauh kedepan demi perkembangan dan kelangsungan usahanya. Dalam konteks startup juga sama, yang boleh dibilang masih dalam tahap awal/pemula yang kedepannya akan terus berevolusi model bisnisnya hingga sampai titik stabil. Titik stabil ini dimana, perusahaan merasa sudah yakin dan mantap untuk menggeluti bidang bisnisnya berdasarkan pertimbangan internal, eksternal dan prospek kedepannya. Jadi, dalam hal ini kita dapat berkaca, bahwa seorang pebisnis harus memiliki daya imajinasi, pola pikir dan kemampuan menganalisa situasi dan kondisi untuk jangka waktu tertentu.

Dari semua poin-poin diatas kita dapat belajar lebih jauh untuk mengenal siapa diri kita? Karena dengan berkaca pada model bisnis startup yang notabene merupakan bisnis pemula dan bersifat fleksibel, akan mendorong kita untuk lebih mengetahui kelebihan dan kekurangan yang kita miliki, hingga akhirnya kita akan berusaha meningkatkan kemampuan dan menutupi atau mengurangi kekurangan yang ada dengan kelebihan lainnya. Sekarang pertanyaannya, apakah anda sudah siap untuk memulai suatu usaha? Jika belum, anda harus melakukannya karena “better be late than nothing”. Terima kasih.
Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

53 comments:

  1. mantap sekali artikelnya , , ,
    semakin ngefans dah sama mbak ririn ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdullilah saya masih bisa mendapat Ilmu dan
      Pengetahuan dari Mbak Ririn ini dengan blog ini
      Mbak Rin tak hentinya untuk saling berbagi
      Terima kasih salam hormat selalu Mbak Rin :)

      Delete
  2. saya juga mau jadi pengusaha, biar uangnya banyak harta melimpah dikelilingi yang cantik - cantik hehehe... terimakasih tipsnya master.

    ReplyDelete
    Replies
    1. asyik nih, berarti nanti saya jadi temannya pengusaha :)

      Delete
    2. mang Yono punya cita-cita yang mulia

      Delete
  3. sedikit manambah'in mbak : dalam berbisnis kita juga harus membangun relasi ataupun referensi yang luas, :D

    ReplyDelete
  4. boleh mbak ririn di coba bisnis ini cocok untuk anak kuliahan seperti saya :D

    ReplyDelete
  5. 'Sampai 2015, direkomendasikan peningkatan jumlah wirausaha baru 500 ribu per tahun atau lima juta hingga 2025' begitu berita yang saya baca di media online. Bila wirausaha marak diharapkan ekonomi Indonesia tumbuh dengan pesat. Tingkat pengangguran terbuka pun akan menurun. Artikel ini memberi wawasan kepada kita utamanya generasi muda bagaimana 'membangun mindset bisnis' yang kuat. Terima kasih sharing dan motivasinya. Salam cemerlang!

    ReplyDelete
    Replies
    1. sayangnya untuk wirausahawan menengah kebawah terkendala sama modal :)

      Delete
  6. artikel yg bagus sob untuk para pembisnis :)untuk mengetahui perkembangan kedepannya..

    ReplyDelete
  7. Info yang sangat menarik Mbak....
    Perlu belajar lebih menadalam lagi untuk memulai bisnis ini. Terimakasih tipnya Mbak :)

    ReplyDelete
  8. Mungkin ini kurang cocok sama saya sebab semua dasar2 nya saya tidak ada

    ReplyDelete
  9. mari mulai berbisnis

    mental saya belum mb....

    ReplyDelete
  10. Ingin jadi pengusaha memerlukan kerja keras terlebih dahulu mbak... berawal dari yang terkecil untuk menjadi pengusaha sukses.

    ReplyDelete
  11. Sangat mencerahkan,,, terimakasih sharenya, bisa dijadiin bekal kedepan nih...

    ReplyDelete
  12. Betul mbak mental seorang pengusaha harus kuat sekuat baja misalnya. Karena dengan begitu ia ketika mengalami kegagalan dalam berwirausaha enggak bakal cepat berputus-asa dengan keadaan mencari jalan agar usahanya itu bisa bangkit.

    Lalu, kita harus yakin kalau kita mampu jangan meragukan diri sendiri sebab hal itu bisa mengurangi semangat kita dalam berbisnis.

    Relasi ya bener penting agar kita tahu bagaimana menggaet konsumen menjadi pelanggan.

    Ngomong-ngomong seorang bidan mau usaha apa nih? Hehe

    ReplyDelete
  13. Harus belajar nih dari 5 poin di atas. Dan penjelasan mbak ririn ini sangat detail pantas saja menjadi artis blogger saat ini :) thanks yah kangen mbak ririn ({})

    ReplyDelete
  14. menarik sekali mbak,, kalau saya yg di utamakan itu adalah ide, skill, sama mental.. sdngkan modal no 4.. nice share deh mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah.... kalau buat saya modal ada diurutan pertama mas :d

      Delete
  15. menarik mbak rin, :D blog mbak rin selalu oke :D

    ReplyDelete
  16. mbag ririn sahabat blogger yang baik . . ternyata masih tetap semangat . . jadi salut . . setelah blog cara ririn di banned :'( . . . . Semangat mbagnya :D . . .postingannya bermanfaat

    ReplyDelete
  17. sepertinya saya jadi kepincut mbak setelah baca artikel nya :)
    sapa tau ada jalan buat saya mbak
    makasih :)

    ReplyDelete
  18. Blog cara-ririn.blogspot.com kok dihapus mbak ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. blog nya di hapus sama mbah gugel mas :)

      Delete
    2. mbahe pikun iku ya mbak :D kangen cara-ririn. :)

      Delete
  19. memang mesti banyak belajar dari mbak Ririn nih....
    sedikitnya jadi ngerti dan ndak ketinggalan sama soal seperti ini..... :)
    suksesk always mbak Rin :)

    ReplyDelete
  20. ponit banget mbak..
    mending terlambat..ketimbang ndak ngelakuin apa2 sama sekali :)

    ReplyDelete
  21. Yeah rin.. Kalau di tanya ingin menjadi pengusaha akupun mau .
    Tapi kalau melihat kemampuan diri...
    Jawabanya ohh no
    Hehehe selamat malam rin

    ReplyDelete
  22. berarti affiliate termasuk bisnis Start-Up ya mbak

    ReplyDelete
  23. Sabda nabi Muhammad saw...90% dari punca rezeki adalah berniaga.....tak begitu ririn....ehehe..

    Makasih ririn atas perkongsiannya...selmt malam...slmt beristirehat ya.....

    ReplyDelete
  24. jujur.. aku sayang menyukai gaya artikel yang ini, tuisannya runtun mudah difahami dan enak dibaca,,,, aku perhatiin kataknya nulis tentang ekonomi atau analisa ekonomi prosfeknya lebih baik

    ReplyDelete
    Replies
    1. waduh, om wisata malah merhatiin katak nulis,...... Piss..V :d

      Delete
  25. Keren mbak Eka artikelnya, boleh juga tuh semua point-pointnya.

    Pola pikir memang sangat diperlukan untuk menjalankan sebuah usaha.

    ReplyDelete
  26. membangun sebuah usaha memang tidak hanya membutuhkan modal, tapi harus di imbangi dengan pola pikir yang sesuai bisnis yang dijalani

    ReplyDelete
  27. lebih baik terlambat dari pada tidak...kunjung disini :)

    ReplyDelete
  28. wahh mantap nih sis informasinya, lanjutin baca ah

    ReplyDelete
  29. Ini artikelnya sangat bermanfaat untuk para pebisnis juga.. :)
    Yang penting kerja keras dan pantang menyerah, selalu ingin belajar, dan punya tekad kuat untuk sukses :)

    ReplyDelete
  30. artikelnya panjang banget n membahas masalah bisnis ya :)
    kunjungan perdana n salam kenal, btw ini apa blognya mbak ririn yang punya blog cara ririn dulu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak Indri masa sih baru tahu sekarang, nggak percaya saya hehe...

      Delete
    2. makasih jawabannya mas anthonie, tadinya saya kira ini blognya orang lain, hehehe :D

      Delete
  31. susah juga yah kalau mau jadi pengusaha sukses harus mempunyai mindset seperti point-point yang sudah di sebutkan di atas, harus banyak belajar nih :)

    ReplyDelete
  32. tips yang pantas dijadikan acuan untuk langkah awal mulai berjalan dalam usaha atau bisnis

    memang mbk ririn ini selalu top kalau masalah ginian

    ReplyDelete
  33. Selamat Malam Mbak Ririn wah maaf nih ketinggalan berita penting saya Mbak
    Nyusul saja yah belajar dikit dikit tentang menjadi Pengusaha kaya nya saya
    Gak ada bahanya nih tapi baca lagi artikelnya agar lebih paham terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas coba dipelajari lagi sampai hafal di luar kepala, nanti kalau udah bisa kan tinggal dipraktekkan yah mas hehe...

      Delete
    2. kayaknya kalau untuk mengnghapal diluar kepala susah mas, dicatet aja dulu dalam buku tulis, terus dibakar, campur sedikit air, lalu diminum deh,,, heheh cepat hapal jadinya. KIDDING salam blogger aja mas :D

      Delete
  34. Mindset akan menentukan sikap kita akan sesuatu hal untuk memulainya ya Mba.

    Salam,

    ReplyDelete
  35. Wah, artikelnya inspiratif, Mbak!

    Kebetulan saya lagi merintis usaha. Kecil banget sih, dan keuntungannya masih naik turun... tapi mudah-mudahan bisa berkembang, hehe.... Amin!

    ReplyDelete
  36. naahh ini baru sempurnah ,,, sebagai pembuka wawasan bagi pemulah yang ingin membangun sebuah usaha/bisnis dengan merubah minsed karyawan menjadi mental pemimpin. terima kasih atas infonya mbak, benar-benar bermanfaat. salam blogger

    ReplyDelete