Friday, October 18, 2013

Tips Hidup Hemat

Pada zaman seperti sekarang ini, kebutuhan pokok menjadi sebuah prioritas. Pasalnya, biaya hidup yang harus ditanggung oleh sebuah rumah tangga cukup mahal, baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kebutuhan sekolah anak, ataupun biaya rumah tangga lainnya. Tentu membiasakan diri untuk hidup hemat menjadi sangat penting. Ada pepatah yang mengatakan bahwa "hemat pangkal kaya". Ini maksudnya adalah dengan membiasakan hidup hemat, maka kebutuhan hidup keluarga dapat tercukupi. Oleh karena itu, lebih baik hidup serba kecukupan dibandingkan dengan kaya raya tapi tidak tercukupi segala kebutuhannya.

Apalagi bagi ibu rumah tangga yang notabene sebagai bendahara dalam keluarga, tentu membiasakan diri hidup hemat menjadi sangat penting. Dengan pengelolaan keuangan yang terorganisir secara sistematis, bukan tidak mungkin segala kebutuhan keluarga dapat dicukupi. Berikut adalah tips yang dapat anda lakukan untuk membiasakan diri hidup hemat.

Rajin menabung
Membiasakan diri untuk menabung merupakan langkah yang tepat untuk melaksanakan pola hidup hemat. Ketika berbagai kebutuhan pokok rumah tangga sudah tercukupi, pastikan untuk selalu menabung. Anda bisa menabung uang anda di bank yang bonafide. Menabung sedikit demi sedikit, maka lama-kelamaan uang anda akan terkumpul. Oleh karena itu, apabila suatu saat nanti ada kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi, maka uang tabungan anda bisa dijadikan sebagai solusinya.
Tips Hidup Hemat
Image by log.viva.co.id
Prioritaskan kebutuhan dari pada keinginan
Kedua kata ini merupakan kata yang hampir sama, namun sangat berbeda maknanya. Kebutuhan merupakan suatu hal yang keberadaanya harus dipenuhi, karena memang sudah menjadi tanggung jawab. Sedangkan keinginan identik dengan hasrat/nafsu yang timbul dari diri seseorang akan sesuatu hal. Oleh karena itu, hendaknya anda bisa membedakan kedua kata tersebut apabila anda ingin hidup hemat.

Prioritaskan kebutuhan primer dari pada kebutuhan sekunder ataupun tersier
Kebutuhan primer harus selalu menjadi prioritas utama dalam keluarga, karena memang merupakan suatu kebutuhan pokok yang menjadi tanggung jawab untuk dipenuhi dalam rangka menjalani kehidupan ini. Apa saja kebutuhan perimer tersebut? adalah sandang, pangan, dan papan. Apabila kebutuhan primer sudah anda penuhi, baru kemudian anda bisa memenuhi kebutuhan sekunder, dan dilanjutkan kebutuhan tersier.

Simpan uang receh yang tidak terpakai
Uang receh hasil sisa-sisa belanja sebaiknya selalu anda simpan dan kumpulkan ke dalam tempat yang aman. Mungkin jumlah nominalnya tidak seberapa, namun apabila anda rutin mengumpulkan uang receh, maka lama-kelamaan akan menjadi banyak. Hal kecil ini yang sering kita lupakan ketika kita mempunyai uang lebih, padahal itu tidaklah tepat. Oleh karena itu, biasakan diri untuk selalu mengumpulkan uang receh anda.

Lakukan perencanaan yang matang
Dalam suatu rumah tangga, kita hendaknya membiasakan diri untuk selalu merencanakan sesuatu hal terutama yang berkaitan dengan kebutuhan keluarga. Sebaiknya anda rinci apa saja kebutuhan bulan ini? jumlah besarannya berapa yang harus dikeluarkan? dan berapa penghasilan anda dalam sebulan? Dengan begitu, keuangan keluarga anda akan terorganisasi secara baik dan terarah.

Hilangkan emosi sesaat, gengsi, dan gaya hidup boros
Rumput tetangga memang selalu kelihatan lebih hijau. Apa yang kita lihat dari orang lain menjadikan kita selalu ingin menirunya. Cukuplah hidup sederhana saja dan apa adanya. Syukuri nikmat yang ada. Emosi sesaat akan sesuatu hal, gengsi, pamer kekayaan, suka dipuji-puji orang dan gaya hidup boros itu hanya akan menjerumuskan anda pada kebodohan dan kemiskinan dimasa yang akan datang. Oleh karena itu, jadilah diri anda sendiri, dengan profil apa adanya. Dengan begitu anda akan sukses dimasa yang akan datang.

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan untuk anda tentang tips hidup hemat. Semoga dapat bermanfaat.
Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

12 comments:

  1. aku penyuka pengumpul uang receh hasil dari sisa belanja. 6 bulan bisa terkumpul 500 ribuan.

    ReplyDelete
  2. wah bagus itu pak. Jadi perlu dibiasakan tuh kebiasaan baik tersebut. Kalau mengumpulkan receh selama 1 tahun, bisa dapat 1 juta lebih itu pak. Hidup hemat memang indah ya pak :)

    ReplyDelete
  3. postingan yang wajib dibaca mahasiwa perantauan :)
    nice postingan kakak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau orang merantau memang harus hemat mas, supaya uang sakunya nggak cepat habis hehe :D

      Delete
  4. kalo ada duit di dompet, pasti tangan gatel deh pengen beli ini itu... gampang2 susah berhemat tuh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin harus latihan mas untuk mengelola keuangan dengan baik. Dengan cara memprioritaskan kebutuhan daripada keinginan. Maka kita bisa mengorganisasi keuangan kita dengan baik dan pada akhirnya kita bisa hidup hemat :)

      Delete
  5. Uang recehan sepertinya lebih mudah untuk menumbuhkan jiwa menabung dan beramal, dikit-dikit dulu

    ReplyDelete
  6. Iya tuh 'jeng Rin, biaya hidup semakin meningkat sementara pendapatan hampir bisa dikatakan tetap/flat. Kalau tidak segala diatur, ya bisa blas deh hehe. salam sukses selalu 'jeng (~_~)

    ReplyDelete